6 Cara Efektif Mengendalikan Overthinking

Seorang wanita yang merelaksasikan tubuh dan pikirannya

6 Cara Paling Simpel untuk Alihkan Pikiran Overthinking (berpikir berlebihan dan mengulang kekhawatiran) adalah penghalang utama ketenangan mental. Kunci untuk mengatasinya bukan dengan memaksa diri berhenti berpikir, melainkan dengan mengalihkan energi dari lingkaran negatif menuju tindakan yang lebih produktif. Bagaimana cara kita mengalihkan fokus dengan mudah?

1. Sadari dan Namai (Labeli) Pikiran Anda

Langkah paling awal adalah menyadari bahwa Anda sedang overthinking. Lakukan Spotting: Kenali segera saat Anda mulai memutar ulang kenangan masa lalu atau membuat skenario terburuk di masa depan. Namai: Jangan menghakimi pikiran itu. Cukup namai sebagai “Ini hanya sebuah pikiran” atau “Ini adalah overthinking.”

Sadari dan Namai (Labeli) Pikiran Anda
Sumber foto: Freepik.com

Contoh: Alih-alih cemas, katakan, “Oh, itu hanya pikiran cemas tentang presentasi, bukan fakta yang harus kurisaukan sekarang.”

2. Fokus Hanya pada yang Bisa Dikendalikan

Buang kekhawatiran yang tidak bisa diubah dan fokus pada yang bisa Anda tangani.
Pilah Kekhawatiran: Bagi kekhawatiran menjadi dua: Yang Bisa Dikontrol (Tindakan): Segera ubah kekhawatiran ini menjadi langkah tindakan pertama yang paling kecil dan spesifik.

Fokus Hanya pada yang Bisa Dikendalikan
Sumber foto: Freepik.com

Contoh: Khawatir gagal wawancara, Tindakan: Cari tahu 3 pertanyaan wawancara umum dan siapkan jawabannya.Yang Tidak Bisa Dikontrol (Lepaskan): Terima kenyataan. Mengkhawatirkan hal yang tidak bisa diubah hanyalah pemborosan energi mental.

3. Strategi Jatah Mengkhawatirkan (Worry Time)

Batasi waktu Anda untuk khawatir agar tidak menyebar ke seluruh hari.
Jadwalkan: Alokasikan 10-15 menit setiap hari pada jam tertentu (misalnya, pukul 17.00) dan di tempat yang sama, khusus untuk memikirkan semua kekhawatiran Anda.

Sumber foto: Freepik.com

Tunda: Jika pikiran cemas muncul di luar jadwal, catat sebentar dan katakan, “Saya akan memikirkan ini nanti, pada pukul 17.00.” Ini melatih otak Anda untuk menunda.
Batasi Input Negatif: Kurangi paparan berita atau konten media sosial yang sering memicu kecemasan.

4. Konversi Energi Jadi Tindakan Produktif

Ubah energi overthinking menjadi sesuatu yang nyata. Tulis Brain Dump: Jika pikiran terasa sesak, keluarkan semuanya dengan menulis tanpa henti (brain dump). Setelah selesai, Anda akan merasa ruang kepala lebih lega.

Konversi Energi Jadi Tindakan Produktif
Sumber foto: Freepik.com

Fokus pada Napas (Mindfulness): Saat menyadari overthinking, segera alihkan semua fokus Anda pada sensasi napas masuk dan keluar selama satu menit. Ini akan menarik Anda kembali ke momen saat ini.

5. Cari Dukungan Fisik dan Sosial

Putuskan siklus mental dengan mengaktifkan tubuh dan berinteraksi. Bercerita: Bicarakan kekhawatiran Anda kepada orang yang Anda percaya. Berbagi membantu mengubah kekhawatiran yang samar menjadi masalah yang terstruktur dan bisa dicari solusinya bersama.

Cari Dukungan Fisik dan Sosial
Sumber foto: Freepik.com

Gerak Mendadak: Lakukan aktivitas fisik secara tiba-tiba (berdiri, berjalan cepat, atau stretching). Gerakan memaksa otak beralih dari mode berpikir internal ke mode sensorik eksternal.

Jika Anda sudah mencoba strategi mandiri ini tetapi overthinking masih mengganggu tidur, pekerjaan, atau hubungan Anda, jangan ragu untuk mencari bantuan.
Biro Psikologi Detection siap membantu Anda.

📍 Alamat: Gedung IONs International Education
Jl. C. Simanjuntak No. 50, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta
📱 WhatsApp: 6285290516896
📸 Instagram: @detection.yogya
📧 Email: detections.jogja@gmail.com


Penulis : Azmi Nabila Djaman | Editor: Arifi Zulaika, S.Kom.

Gambar : illustrasi dari Freepik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *